Stress
Aku hwahahahahaha
Kamu hwahahahaha
Kita hwahahahah
Mereka hwahahaha
Siapa!?
Siapa aku?!
Siapa kamu?!
Siapa kita?!
Siapa mereka?!
Hahaha
DASAR STRESS
By ; Za”o
Stress
Aku hwahahahahaha
Kamu hwahahahaha
Kita hwahahahah
Mereka hwahahaha
Siapa!?
Siapa aku?!
Siapa kamu?!
Siapa kita?!
Siapa mereka?!
Hahaha
DASAR STRESS
By ; Za”o
ATAS NAMA “SELAMET”
By : Shaipul Ahsani
Suasana pasar tradisional yang ramai dengan transaksi para penjual dan pembeli, tiba-tiba pecah. Seorang wanita paruh baya, dengan tubuh sintal, rambut di cat merah, dan hidung mancung suntik silicon, berteriak minta tolong. “tolooong.... copettt.... copettt.....” nyaring, dan memekak kan telinga penjual bawang yang sedang melayaninya. Seorang laki-laki tegap, rambut lurus dengan potongan ala mandarin, langsung lari secepat nya, menyibak keramaian pasar pagi itu. dibelakang nya sudah puluhan orang mengejar. Ya... mereka memang sudah gerah dengan ulah copet satu ini. Selalu saja ber operasi di pasar, dan sewaktu hendak ditangkap, liciknya bukan main. Pencopet itu lari keluar dari pasar, kemudian masuk ke gang tikus. Sepertinya sudah hafal benar ia dengan jalan untuk melarikan diri. Atau bahkan memang sudah ia rencanakan sebelum beroperasi. Atau bahkan lagi, memang sepertinya sudah ada yang membuat rute untuk nya melarikan diri. Lagi-lagi ia selamat dari kejaran masa.
Yaaa.... Selamet. Selamet memang selalu saja selamat. “selamet” nama yang diberikan orang tuanya, bertujuan supaya ia selalu saja selamat. Memang kesampaian apa yang di doakan orang tua nya. “Selamet” adalah seorang pencopet yang meresah kan para pembeli dan pedagang di pasar itu. pernah juga waktu itu, seorang nenek tua yang bekerja sebagai kuli panggul pasar, jatuh pingsan dan dilarikan di rumah sakit, karena syok. Setelah uang yang niat nya untuk membayar sekolah cucunya, dicopet oleh selamet. Tapi selamet tidak menyesal. Bahkan ia sangat bangga, karena beritanya keluar di koran daerah dan menjadi topik utama. Setelah beritanya keluar dikoran, di kampung nya ia menjadi topik perbincangan ibu-ibu tetangga. Rumor, gosip, dan kehebatan selamet menjadi obrolan utama sampai hampir sebulan penuh. Seperti artis dadakan, selamet dipuja, disanjung, dan dicaci banyak orang. Tapi lebih banyak warga yang memujanya. Karena selamet adalah seorang pencopet yang ramah, santun, sekaligus pintar menyambunyikan masalah. Bagaiman tidak ramah, setiap ia bertemu anak kecil, entah itu anak dari tetangganya atau anak kecil yang tidak sengaja ditemuinya di jalan, ia selalu berbagi rejeki dari hasilnya mencopet.
Selamet adalah seorang yang ber pendidikan. Orang tuanya menyekolah kan selamet sampai ia mendapat gelar Master ekonomi. Ia juga pernah bekerja di perusahaan pemerintah yang bergerak di bidang perpajakan. Tapi ia mengundurkan diri. Ia sadar, bahwa sewaktu ia bekerja di kantor milik pemerintah itu, ia lebih sering berbohong untuk kepentingan atasanya, sebuah perusahaan, sebuah golongan, atau siapapun dengan dalih pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Tapi kenyataanya bertolak belakang dengan semua itu. mulai saat itu, kemudian ia mengundurkan diri dan memproklamasikan bahwa dirinya sekarang adalah seorang pencopet.
Sebelum menjadi seorang pencopet pasar, ia lebih tekenal sebagai seorang pencopet yang exsklusif. Karena ia sering mencopet di acara-acara besar negara. Seperti saat final sepak bola melawan negara lain, final bulu tangkis di singapore, saat upacara kemerdekaan di istana negara, atau bahkan saat pernikahan anak seorang presiden. Karena itulah slamet bisa jalan-jaln ke berbagai pulau yang keindahanya sudah mendunia. Selamet juga sudah sering mencopet di gedung DPR. Saat rapat dewan dan ada anggota yang teridur, disitulah selamet mulai beroperasi, dan juga saat terjadi keramaian perbedaan pendapat dan bahkan sampai mengakibatkan para anggota dewan melempar kursi dan baku hantam. Saat itulah selamet menyusup di keramaian itu dan mencopet uang para anggota dewan.
Tetapi, setelah mengambil uang dari para anggota dewan. Selamet menyesal, menangis tersedu-sedu, bahkan sampai tidak doyan makan selama 1 minggu. Bagaimana tidak, sewaktu ia mengambil uang dari anggota dewan, sama halnya ia mengambil uang dari ratusan, atau bahkan ribuan rakyat yang telah memilih para wakilnya di dewan. Dan ia sadar, ia benar-benar menyesal telah mengambil uang milik ribuan rakyat. Karena itulah, marilah kita sebut selamet sebagai seorang pencopet yang ramah, santun, dan berbudi luhur. Dan Mulai saat itu, ia alih area menjadi seorang pencopet pasar. Karena ia lebih merasa nyaman. Saat mencopet di pasar, ia hanya mencopet uang milik seorang rakyat. Sangat jauh berbeda saat ia mencopet para anggota dewan. Yaa... selamet sekarang menjadi pencopet pasar. Hanya seorang pencopet pasar.
Seperti biasa, pagi hari selamet sudah berangkat ke pasar untuk menjalankan pekerjaanya. Dengan membawa nama “selamet” yang menjadi sugesti dalam hidupnya.” Pasar” sudah dianggap selamet sebagai kantor tempat ia bekerja. Tempat ia bisa menyapa para temanya, tempat ia bisa mendapatkan uang, dan tempat ia menggantungkan hidup sebagai seorang pencopet.
Pagi itu, tepat seperti apa yang dibayangkan selamet. “kliwon” yaa... pas pasaran, yang membuat suasana pasar menjadi semakin rame. Dalam benak selamet, ia harus bisa mendapatkan uang yang lebih daripada hari-hari biasanya. Di ujung lorong pasar, selamet melihat seorang ibu yang dandanan nya cukup perlente, dengan menjinjing tas merk “HUGOS” KW 2 sepertinya. Selamet menunggu kelengahan ibu itu. benar juga, ibu itu menaruh tas nya di tumpukan jahe. Sedangkan ia baru membeli cabe rawit di sebelah nya. Langsung saja dengan cepat, selamet menyambar tas itu dan langsung melarikan diri. Selang beberapa detik, terdengar teriakan nyaring dan masih saja memekak kan telinga. “”toloooong...... copeettt...... jambreeeetttt..... coooppeeeetttt.... ituuu... ituuuu.... cooppeeettt..... toloooong.....”. puluhan orang langsung mengejar selamet. Selamet keluar dari pasar, dan masuk ke gang tikus tempat ia biasa melarikan diri. Tapi malang, di depan gang, seorang aparat sudah menghadangnya. Sepertinya orang-orang sudah hafal jalur selamet untuk melarikan diri. Sehingga orang-orang sudah menyiapkan aparat di depan gang. Atau bahkan, selamet dijebak oleh teman-temanya sendiri, yang iri karena selamet selalu selamat dari kejaran orang-orang. Selamet menyerah, dan ia di tangkap aparat, di bawa kekantor, dan dijebloskan ke bui. Tapi, selamet masih selamat dari hajaran masa yang tidak berprikemanusiaan.
Selang tiga hari dari peristiwa itu, selamet dihadapkan di meja hijau. Dan dituntut hukuman gantung atau tembak mati, karena sudah terlalu sering membuat resah para pedagang dan pembeli di pasar. Gilaaaaa...... hanya karena mencopet uang puluhan ribu, selamet dituntut dengan sangat tidak logis. “pengadilan macam apa ini” selamet berteriak lantang sebagai orang yang berpendidikan. Tapi jaksa penuntut tidak mau tahu, karena jaksa penuntut sudah tahu treck record seorang selamet sebelum ia menjadi pencopet pasar. Dan Ia tetap menuntut selamet dengan hukuman mati. Karena sudah terkuak semua kebusukan selamet. Akhirnya selamet membayar seorang pengacara untuk membelanya. Setelah mengalami perdebatan yang sangat rumit di persidangan itu. dengan pembelaan, alibi, dan segala macam cara. Salah satunya memberi amplop pada sang hakim. Selamet cukup beruntung. Selamet hanya di vonis 8 tahun penjara. Sebagai orang yang berpendidikan, itu dirasa masih tidak logis menurut selamet. Tapi selamet menerimanya, dan tidak menginginkan naik banding. Karena tabungan selamet dari mencopet selama ini sudah habis untuk membayar pengacaranya. Sedangkan biaya untuk naik banding, tidak bisa ia bayar dengan hanya bekerja sebagai seorang pencopet pasar saat ini. Akhirnya selamet di jebloskan ke dalam bui.
Dari dalam bui, selamet masih bisa tertawa dan berkata, “ayah.... terima kasih atas nama SELAMET yang kau berikan, ternyata saat ini aku masih bisa selamat dari hukuman mati”. SELAMAT..... selamet.... masih tetap saja SELAMAT..... dan selamet, masih tetap seorang selamet.
Kenakalan Remaja
By : Ganang Setyawan
Remaja model sekarang yang sering mejeng dijalan yang tidak tau aturan dan sopan santun, saya heran kenapa remaja model sekarang sering mejeng gak jelas dijalan-jalan pemer-pameran motor blagu padahal yang beli motor saja masih pake uang orang tuanya, emangnya kalau sudah gitu trus ampuh gitu menangan dewe ngunu modaro kono wae lee lee gagaso urepmu sek, ojo gor gleleng tok seng digedek-gedekne, asu tenan kuk.
Saya paling benci kalau ada remaja yang kemaki yang tidak tau sopan santun dalam berkendara sepeda montor, saya bingung sebenernya apa yang jadi dambaan para remaja sekarang itu, kuk jadi seperti itu gak seperti dulu waktu saya berada ditahun 1970an, hehehehe,,,,,, pada tahun itu keadan sangatlah tentram aman dan nyaman semua remaja sangatlah sopan santun dan sangat ramah, tidak ada perkelahian sana-sini dibanding dengan keadaan sekarang sangatlah jauh, sekarang banyak perkelahian sana-sini, kesenggol sitik we misoh-misoh, masalah cewek we gelot ra mberjaji blas gak bermoral dan berpendidikan remaja sekarang, banyak yang mabuk-mabukan gek seng digolek’i ki opo ngunuluh jane ki gumun aku.
Saya punya cerita tentang masa-masa saya diSMA dulu, saya dulu waktu SMA kelas satu sebenarnya anteng orange pendiam gak suka neko-neko sama orang lain tapi setelah saya kenal dan akrab dengan teman-temanku, saya jadi agak berubah atau beda semenjak saya kenal dengan teman saya yang bernama tttttttttuuuuuuuuuuutttttttttt sensor ya namanya ntar kalian ndak tau soalnya ini privasi, semenjak itu saya jadi kurang ajar pergaulan saya jadi bebas tak terkendali saya suka mabuk-mabukan tapi kalau maen cewek saya gak berani dosa kata ustad dari zaman kudus sana,astagfirullah setelah saya menginjak kelas 2 saya mulai sadar kalau perbuatan saya itu gak ada gunanya dan merusak moral saya saya kecewa dengan teman saya itu saya Cuma bisa menyesalinya dan saya akan berjanji gak akan mengulanginya lagi demi siapa ajalah.
Uweslah malah curhat kik, wong temane we ngrembuk remaja kuk esoh-esohe bahas aku dewe luh, hahaha masuk ketema lagi coy. Dalam masa ini perkembangan zaman sangatlah berpengaruh dalam pergaualan remaja yang sangat bebas tanpa aturan yang bahasa jawanya grusah-grusuh dalam bertingkah, oya ternyata peran orang tua dalam perkembangan remaja saat ini sangatlah penting, orang tua harusnya bisa mengontrol peri laku anaknya membatasi jam-jam maen anak-anaknya semisal saya jadi orang tua saya akan memondokkan anak saya eh tunggu dulu ding tapi saya pikir-pikir dipondokkan juga sama saja malah menjadikan anak tersebut lebih parah dalam perkembangan psikologinya, soalnya banyak kejadian-kejadian negatif yang pernah saya lihat dari tingkah laku anak-anak pondok, memang benar ajaran agamanya mendalam tapi masa-masa pubernya sangatlah kurang jadi anak-anak tersebut kurang perhatian dan masa pacarannya terhalang, gak usah dijelaskan panjang lebar lagi pastinya kalian juga udah tau maksud sayakan? Trus cara yang lain kira-kira apa lagi ya?? Bingung aku jadinya, ooooooooyyyeeeeeeehhhhh...!!!!!!!!! saya tau solusinya yang paling tepat untuk mencegah kendala-kendala itu salah satunya yaitu mengngrukiyahkan anak tersebut supaya anak tersebut bisa sadar dengan tingkah laku sebelumnya yang pernah dia lakukan agar dia bisa bertaubat dan kembali kejalan yang benar.
Tapi anak itu bisa merubah sikapnya gak ya kalau rukiyah itu dilakukan, masalahe yo tergantung kesadarane anak itu sendiri kuk kalau anak itu susah sadar yo susah pula anak tersebut diatur untuk berbuat baik.
Kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat dipungkuri lagi, anda dapat melihat brutalnya remaja jaman sekarang. Dan saya pun pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri ketika sebuah anak kelas satu SMA di kompelks saya, ditangkap/diciduk POLISI akibat menjadi seorang bandar gele, atau yang lebih kita kenal dengan ganja.
Hal ini semua bisa terjadi karena adanya faktor-faktor kenakalan remaja berikut:
1. kurangnya kasih sayang orang tua.
2. kurangnya pengawasan dari orang tua.
3. pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.
4. peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif.
5. tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah.
6. dasar-dasar agama yang kurang
7. tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya
8. kebasan yang berlebihan
9. masalah yang dipendam
Dan saya dapat memberikan beberapa tips untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja, yaitu:
1. Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
2. Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut.
3. Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.
4. Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.
5. Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.
6. Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.
8. Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya.
9. Anda sebagai orang tua harus menjadi tempat CURHAT yang nyaman untuk anak anda, sehingga anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.
By : Ganang setyawan
Nama
Siapa namaku siapa namamu?? Aku tidak tau kalau anda tidak memberi tahu siapa anda dan siapa saya, nama bukanlah segala-galanya bagimu nama itu hanyalah sebuah simbol yang berada pada diri kita sendiri-sendiri, istilah lain dari nama yaitu MERK apakah kalian termasuk manusia berMERK?? Hahaha.......!!! aku rasa kalian tidak berMERK semua tapi syukurilah nama yang sudah kalian miliki, karena itu adalah sebuah do’a yang mustajab menurut saya sendiri.
Bicara tentang NAMA saya jadi teringat sejak saya masih bayi, saya ketika masih bayi mendengar bisikan-bisikan orang tua saya rebutan ngasih nama kesaya, pusing saya mendengar keributan itu, akhirnya saya bertindak saya ngasih usulan kepada orang tua saya bahwasanya saya ingin diberi nama GANANG SEPTIAWAN,kemudian mereka berfikir-fikir dulu,,,,,, tidak lama kemudian mereka setuju terhadap usulan saya dan akhirnya ditulis di AKTE KELAHIRAN saya, tapi setelah saya teliti AKTE saya tersebut terjadi kesalahan pengetikan dari GANANG SEPTIAWAN menjadi GANANG SETYAWAN kemudian saya protes kepada orang tua saya dengan cara tangis-tangisan trus, orang tua saya kemudian menyadarinya, mereka bilang kepadaku “.lee ojo nangis terus to lee I’am sory lee Ma’e ro Pa’e ra esoh ganti jenengmu nak diganti syarate rumit lee, Ok disyukuri wae yo lee. Pa’e ro ma’e bakalan do’a trus lee kanggo kwe ben kwe dadi uwong seng berMERK dan berKWALITAS tinggi,,, Ok broooww.” Nah semenjak itu saya selalu bersyukur apa yang selalu saya terima. Fiktif belaka
Saya ingin bercerita sedikit tentang nama panggilan saya sejak masih SD sampai KULIAH ini panggilan saya selalu saja berganti-ganti yaitu:
1. Dari SD nama panggilan saya yaitu GANDHUL, aku tak tau kenapa temen-temen saya saat itu memanggil saya dengan sebutan itu tapi tidak apa-apa mereka panggil saya seperti itu, saya selalu berfikir positif dengan sebutan itu biar mereka lebih dekat saja denganku.
2. SMP nama panggilan saya yaitu JANKLO aku jg gak tau artinya itu apa, emang bener aneh-aneh temen aku ngasih sebutan kepada saya, heran aku.
3. SMA nama panggilan saya CEBONG nah temen saya mangail saya cebong ini dikarenakan rambut saya dulu ada poninya depan seperti ekor kecebong. Huft....!!!
4. KULIAH nama panggilan saya COPET, kalian jangan berfikiran negatif dulu kalau panggilan saya ini copet, kisahnya begini, dulu waktu pertama masuk kuliah disini di STAIN yang sekarang menjadi IAIN, waktu saya mau pergi sama temen aku niate mau cari kost, nah waktu ambil motor diparkiran temen saya suruh bawain helmnya saya jalan duluan bawa helm temenku dia dibelakangku bawa motor,setelah saya naik mbonceng temenku didepan parkiran kami ditahan satpam suruh ngembali’in helm yang saya bawa tadi, disitu terjadi percek-cokkan antara saya dan satpam, saya tidak bisa tinggal diam saya tetep ngotot terus, lha wong saya tidak salah kuk, saya dibantu temen saya dan akhirnya satpam itu kalah karena tidak ada barang bukti sedangkan saya ada barang bukti.
Kesimpulan
NAMA bukanlah hal yang penting jangan malu dengan nama anda sendiri,yang penting itu adalah hati dan fikiran anda yang selalu bersyukur. Ok boss.....!!! saya ambil segi positifnya saja dari istilah-istilah nama diatas, biar mereka lebih dekat saja dengan saya dan tidak saling membeda-bedakan.
Nb : semoga kalian yang baca
Ini bisa memahaminya
Nak ra paham berati
Sampeyan bukan
Manusia berMERK.
Facebook
By : Ganang Setyawan
Ada sebuah kisah yang dapat kita baca dibawah ini yang mungkin sangatlah mengharukan bagi siapa yang membacanya karena kisah ini sangat menyedihkan bila dibaca sambil menangis, dan janganlah kalian membaca sebuah kisah ini ditempat-tempat umum karena dapat membahayakan orang lain dikarenakan apa bila orang lain tau maka akan menganggap anda gila atau tidak waras atau hilang ingatan. Ini pendahuluan dulu kisahnya nanti kalau sudah pendahuluan sebab kalau kisahnya dulu ditulis gak asyik taauuu....!!! tema yang akan saya bahas pada kisah ini yaitu apa sih itu FACEBOOK....?????!!!!!! apa kalian mengerti tentang itu? dibawah ini saya akan mendiskripsikan tentang FACEBOOK yang katanya bisa membuat gila orang-orang didunia dan di alam kudus. Gilaaaakkkkk sampe segitunya ya, gak kasian FACEBOOK itu membuat orang-orang jadi gila. Saya akan memulai mendiskripsikannya dibawah ini tulisannya dipahami ya supaya anda bisa menjadi manusia berMEREK dan berkuwalitas.
Menurut pemikiran saya sendiri naluri saya berkata bahwa sesungguhnya FACEBOOK itu ialah pembawa sial manusia diera sekarang ini dijaman sekarang ini, kebanyakan semua orang sudah kecanduan racun ini tanpa mereka sadari mereka sudah diperbudak oleh facebook “brengsek kataku” sebenere aku yo anyel kok sama facebook itu, tiap bukak facebook musti ad foto yang tidak sopan yang tidak senonoh yang tidak pantas diperlihatkan oleh orang banyak, masak foto berdua sama pacarnya dibuat foto profil trus sambil ciuman lagi “pamer brengsek kataku” saya memang paling benci jika difacebook saya ada foto seperti itu, membuat saya serek saja mentang-mentang punya pacar dipamerin ditempat umum rumangsane aku pengen ngunu ”males gilak!! gak pengen kalee brengsek kataku” tambah ngayeli meneh kalau ada status yang sayank-saayangan walah pengen tak kepruk2o ae membuat darah saya naik saja. Kenapa ya kebanyakan semua orang memakai facebook hanya mengambil sisi negatifnya tidak sisi positifnya, aneh bin sinting orang-orang jaman sekarang tidak berbudi pekerti lagi seperti jaman TK saya.
Seandainya saya bisa meniadakan facebook saya akan membinasakan racun itu agar semua bangsa indonesia tidak terjangkit virus itu, supaya bangsa indonesia bisa hidup tentram, oyaaa... masak ada juga difacebook yang mesum-mesum juga hah!!! Hancur sudah moral bangsa indonesia ini masak gak malu sama negara- negara lain yang bangsanya bisa hidup makmur, facebook memang pembawa hancur umat manusia saya ingin ngeprok ndase yang menciptakan facebook dulu siapa!! Gara-gara Facebook moral muda-mudi bangsa indonesia jadi hancur sudah gak berpendidikan lagi bosok dweh,,,,,,?? Saya sebagai bangsa indonesia merasa malu dengan semua ini, ternyata indonesia tidak dapat memajukan bangsanya hanya bisa membodohkan bangsanya saja, sudah mulai ada tanda-tanda mau kiamat rupanya,hahahahahahsssuuuuuuuuu!!!!!!! FUCK untuk yang menciptakan facebook pembawa sial.
Nah apa anda juga punya facebook? kalau semisal anda mendapati hal yang seperti saya alami bagaimana menurut pandangan anda dan bagaimana pendapat anda tentang kejadian semacam itu,? ngumung-ngumung tentang facebook saya jadi pengen memblokir facebook saya tapi kenapa saya masih bimbang ya, soalnya banyak facebook teman-teman saya waktu masih SD,SMP,dan SMA kuk nanti facebook saya kalu diblokir saya tidak bisa hubungan lagi nuh sama temen-temen saya lagi.
Sebenernya manfaat facebook itu baik tapi banyak orang dikalangan remaja banyak yang menyalahgunakan facebook tersebut, mereka gunakan untuk hal-hal yang tidak penting yang menimbulkan permusuhan, saya selalu berfikir sebenernya apa sech yang dicari remaja sekarang itu? apakah hanya kepuasan dunia saja, maunya remaja sekarang itu apa sech judek aku mikir semua itu, tak ada puas-puasnya, gak laki-laki gak perempuan sama saja yang mereka cari hanyalah menghambur-hamburkan uang dan menjadikan orang tua mereka sangat kecewa.
Facebook itu membuat mulut kita bisu facebook hanya memperalat kita sebenarnya kalau menurut tatakrama, menggunakan facebook itu tidak etis atau tidak pantas dilakukan karena hanya menggunakan tulisan tidak dengan tatap mata sama saja dengan menggunakan Handphone, manusia sekarang sangatlah menggantungkan semua benda-benda itu mereka tidak sadar bahwa diri mereka sudah diperalat oleh benda-benda elektronik yang dapat membodohkan otak, mereka menjadi bermalas-malasan untuk melakukan sesuatu hal yang membuat mereka bergerak.
Kalau anda terlalu menggantungkan benda-benda itu maka hancurlah otak anda, memang menggunakan facebookitu dapat mempermudah hubungan seseorang untuk saling berkominikasi tapi janganlah keterlaluan dech.