Wednesday, July 6, 2011

Remaja Model Sekarang

Kenakalan Remaja

By : Ganang Setyawan

Remaja model sekarang yang sering mejeng dijalan yang tidak tau aturan dan sopan santun, saya heran kenapa remaja model sekarang sering mejeng gak jelas dijalan-jalan pemer-pameran motor blagu padahal yang beli motor saja masih pake uang orang tuanya, emangnya kalau sudah gitu trus ampuh gitu menangan dewe ngunu modaro kono wae lee lee gagaso urepmu sek, ojo gor gleleng tok seng digedek-gedekne, asu tenan kuk.

Saya paling benci kalau ada remaja yang kemaki yang tidak tau sopan santun dalam berkendara sepeda montor, saya bingung sebenernya apa yang jadi dambaan para remaja sekarang itu, kuk jadi seperti itu gak seperti dulu waktu saya berada ditahun 1970an, hehehehe,,,,,, pada tahun itu keadan sangatlah tentram aman dan nyaman semua remaja sangatlah sopan santun dan sangat ramah, tidak ada perkelahian sana-sini dibanding dengan keadaan sekarang sangatlah jauh, sekarang banyak perkelahian sana-sini, kesenggol sitik we misoh-misoh, masalah cewek we gelot ra mberjaji blas gak bermoral dan berpendidikan remaja sekarang, banyak yang mabuk-mabukan gek seng digolek’i ki opo ngunuluh jane ki gumun aku.

Saya punya cerita tentang masa-masa saya diSMA dulu, saya dulu waktu SMA kelas satu sebenarnya anteng orange pendiam gak suka neko-neko sama orang lain tapi setelah saya kenal dan akrab dengan teman-temanku, saya jadi agak berubah atau beda semenjak saya kenal dengan teman saya yang bernama tttttttttuuuuuuuuuuutttttttttt sensor ya namanya ntar kalian ndak tau soalnya ini privasi, semenjak itu saya jadi kurang ajar pergaulan saya jadi bebas tak terkendali saya suka mabuk-mabukan tapi kalau maen cewek saya gak berani dosa kata ustad dari zaman kudus sana,astagfirullah setelah saya menginjak kelas 2 saya mulai sadar kalau perbuatan saya itu gak ada gunanya dan merusak moral saya saya kecewa dengan teman saya itu saya Cuma bisa menyesalinya dan saya akan berjanji gak akan mengulanginya lagi demi siapa ajalah.

Uweslah malah curhat kik, wong temane we ngrembuk remaja kuk esoh-esohe bahas aku dewe luh, hahaha masuk ketema lagi coy. Dalam masa ini perkembangan zaman sangatlah berpengaruh dalam pergaualan remaja yang sangat bebas tanpa aturan yang bahasa jawanya grusah-grusuh dalam bertingkah, oya ternyata peran orang tua dalam perkembangan remaja saat ini sangatlah penting, orang tua harusnya bisa mengontrol peri laku anaknya membatasi jam-jam maen anak-anaknya semisal saya jadi orang tua saya akan memondokkan anak saya eh tunggu dulu ding tapi saya pikir-pikir dipondokkan juga sama saja malah menjadikan anak tersebut lebih parah dalam perkembangan psikologinya, soalnya banyak kejadian-kejadian negatif yang pernah saya lihat dari tingkah laku anak-anak pondok, memang benar ajaran agamanya mendalam tapi masa-masa pubernya sangatlah kurang jadi anak-anak tersebut kurang perhatian dan masa pacarannya terhalang, gak usah dijelaskan panjang lebar lagi pastinya kalian juga udah tau maksud sayakan? Trus cara yang lain kira-kira apa lagi ya?? Bingung aku jadinya, ooooooooyyyeeeeeeehhhhh...!!!!!!!!! saya tau solusinya yang paling tepat untuk mencegah kendala-kendala itu salah satunya yaitu mengngrukiyahkan anak tersebut supaya anak tersebut bisa sadar dengan tingkah laku sebelumnya yang pernah dia lakukan agar dia bisa bertaubat dan kembali kejalan yang benar.

Tapi anak itu bisa merubah sikapnya gak ya kalau rukiyah itu dilakukan, masalahe yo tergantung kesadarane anak itu sendiri kuk kalau anak itu susah sadar yo susah pula anak tersebut diatur untuk berbuat baik.

Kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat dipungkuri lagi, anda dapat melihat brutalnya remaja jaman sekarang. Dan saya pun pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri ketika sebuah anak kelas satu SMA di kompelks saya, ditangkap/diciduk POLISI akibat menjadi seorang bandar gele, atau yang lebih kita kenal dengan ganja.

Hal ini semua bisa terjadi karena adanya faktor-faktor kenakalan remaja berikut:

1. kurangnya kasih sayang orang tua.

2. kurangnya pengawasan dari orang tua.

3. pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.

4. peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif.

5. tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah.

6. dasar-dasar agama yang kurang

7. tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya

8. kebasan yang berlebihan

9. masalah yang dipendam

Dan saya dapat memberikan beberapa tips untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja, yaitu:

1. Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.

2. Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut.

3. Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.

4. Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.

5. Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.

6. Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.

8. Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya.

9. Anda sebagai orang tua harus menjadi tempat CURHAT yang nyaman untuk anak anda, sehingga anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.

No comments:

Post a Comment